0
Pasang
kick-ass-2010.jpg
vie Info :

Title : Kick-Ass
Released : 16 April 2010
Genre : Action | Comedy
Subtitle : Indonesia
Rating : 7.8/10 (IMDB)
Duration : 117 Min
Starcast : Aaron Taylor-Johnson, Nicolas Cage, Chloë Grace Moretz | See full cast and crew
Review :


How come nobody’s ever tried to be a superhero? Begitulah pemikiran yang berada di kepala Dave Lizewski (Aaron Johnson) sebelum ia akhirnya memilih untuk mengenakan sebuah kostum dan merubah dirinya menjadi seorang pahlawan super dengan nama Kick-Ass, walaupun ia sebenarnya tidak memiliki kekuatan apa-apa.

Seorang penggemar komik sejati, Dave merasa penasaran mengapa dari sekian banyak penggemar kisah-kisah bertema pahlawan super di dunia, tidak ada satupun yang ingin mencoba menjadi salah satu diantara pahlawan super tersebut dan melakukan perbuatan terpuji dengan membantu umat manusia.

Premis tersebut yang coba diterjemahkan oleh sutradara Matthew Vaughn (Stardust, Layer Cake) dari seri komik berjudul Kick-Ass yang ditulis oleh Mark Millar dan John Romita, Jr. Seri komik ini sendiri pertama kali dirilis pada Februari 2008, dan semenjak itu telah mengundang banyak kritikan tajam mengenai banyaknya unsur kekerasan yang dianggap tidak pantas yang dimuat di dalam cerita komik ini.

Untuk versi film sendiri, Matthew Vaughn-lah yang melakukan proses adaptasi naskah cerita dengan bekerjasama dengan Jane Goldman, yang sebelumnya pernah bekerja dengannya di Stardust (2007). Well… karakter utama film ini, Dave, bukanlah Batman, yang walaupun tidak terlahir dengan berbagai kekuatan super, namun memiliki kekayaan untuk melengkapi persenjataannya dalam melawan orang-orang jahat.

Dave hanyalah seorang remaja biasa di sekolahnya yang terobsesi untuk menjadi seorang pahlawan super. Mimpinya menjadi pahlawan super sendiri ternyata tidak semudah yang ia bayangkan. Penjahat yang pertama kali ia temui, dua orang yang mencoba mencuri sebuah mobil, justru berhasil menghajarnya habis-habisan. Walau begitu, Dave tidak segera mempensiunkan alter ego-nya sebagai Kick-Ass.

Pada sebuah aksinya, beberapa orang merekam kejadian tersebut yang kemudian berlanjut menjadi sebuah fenomena internet. Kick-Ass segera menjadi bahan perbincangan di penjuru kota. Hal ini menarik perhatian Big Daddy (Nicolas Cage) dan Hit-Girl (Chloe Grace Moretz), dua orang manusia biasa lainnya yang juga memiliki alter ego sebagai seorang pahlawan super.

Berbeda dengan Kick-Ass, Big Daddy dan Hit-Girl telah menjalankan segala kegiatan mereka dengan perencanaan yang matang. Kedua orang ini, yang sering melakukan berbagai aksi kasar yang mematikan ketika sedang melumpuhkan lawan-lawannya, memiliki target utama, seorang pemimpin sindikat penjahat terkenal, Frank D’Amico (Mark Strong), yang memiliki sejarah kelam dengan masa lalu keduanya.

Menyadari bahwa posisinya semakin terancam, Frank menyusun sebuah rencananya untuk memanfaatkan Kick-Ass agar dapat membawa mereka kepada Big Daddy dan Hit-Girl. Rencana tersebut ternyata berhasil. Frank menjebak ketiga pahlawan super tersebut dan menyiksa mereka satu-persatu.

Namun, seperti halnya film-film bertema pahlawan super lainnya, ketiga karakter utama film ini nantinya akan bangkit kembali untuk melawan para penjahat di film ini. Tentu saja, beberapa orang akan sedikit merasa terganggu dengan karakter Mindy Macready, nama asli Hit-Girl, yang diperankan oleh aktris berusia 13 tahun, Chloe Grace Moretz. Karakter yang ia perankan akan mengingatkan para penonton mengenai bagaimana sadisnya The Bride dari serial Kill Bill menghabiskan lawan-lawannya.

Ya, setiap aksi yang diperlihatkan oleh Hit-Girl selalu berbau kekerasan, senjata, darah, kematian dan hal-hal yang sebenarnya akan sangat dijauhkan dari seorang gadis seusianya. Namun, ada persoalan yang lebih besar daripada kontroversi keberadaan karakter Hit-Girl di film ini.

Memang harus diakui, Kick-Ass adalah sebuah tontonan yang sangat menghibur. Dipenuhi dengan energi yang sangat membara, yang dihasilkan oleh ritmenya yang cepat serta berbagai adegan action-nya yang sangat menghibur, Kick-Ass tidak dapat disangkal adalah sebuah pencapaian yang cukup layak diberikan kredit lebih.

Sisi terlemah Kick-Ass justru datang ketika film ini berjalan hanya menjadi sebuah drama, tanpa kehadiran adegan action-nya. Semenjak awal, penonton telah digambarkan mengenai karakter seorang Dave Lizewski sebenarnya. Seorang remaja yang, untuk menyingkat kata, benar-benar tanpa kelebihan apa-apa. A total loser. Karakter Dave sama sekali tidak memiliki kehidupan yang menarik. Ia tidak memiliki konflik dengan orangtua. Ia tidak memiliki sahabat yang istimewa. Kehidupannya juga berjalan secara datar, tanpa ada sesuatu yang menarik dari dirinya. Sebegitu eratnya imej ini melekat, bahkan ketika karakter Dave telah mengenakan kostum, ia masih digambarkan tidak memiliki apapun yang dapat membuat penonton jatuh hati pada karakternya.

Kick-Ass justru terlihat hidup ketika Big Daddy dan Hit-Girl berada di dalam jalan cerita. Dan bukan kebetulan juga bila di dalam jalan cerita, karakter Big Daddy dan Hit-Girl yang kemudian menempa Kick-Ass menjadi sebuah karakter yang lebih hidup. Dua pertiga jalan cerita film ini juga sebenarnya berjalan biasa. Memang, semenjak awal telah ada beberapa adegan action yang lumayan menarik perhatian. Namun seluruh adegan tersebut bukanlah sebuah adegan yang benar-benar baru. Watchmen mungkin telah terlebih dahulu menyentuh wilayah tersebut.

Di sepertiga akhirlah, ketika Kick-Ass bergabung bersama Hit-Girl untuk menjalani misi terakhir mereka, intensitas film ini memuncak. Dipenuhi dengan berbagai adegan kekerasan yang lebih intens, Kick-Ass menjadi benar-benar hidup secara keseluruhan. Entah apa jadinya jika tidak ada karakter Big Daddy dan Hit-Girl di film ini. Khususnya Hit-Girl, yang kehadirannya selalu membawa angin segar di dalam jalan cerita Kick-Ass.

Karakter-karakter lain yang ada di film ini tidak memiliki faktor X yang membuat mereka semenarik Hit-Girl. Aktris Chloe Grace Moretz benar-benar telah memberikan sebuah penampilan yang apik untuk menghidupkan karakter ini dan membuatnya menjadi perhatian utama, bahkan membuat karakter Kick-Ass terlihat sebagai pemeran pendamping.

Para penggemar action, yang mencintai adegan-adegan penuh kekerasan dan berdarah, akan sangat menyukai Kick-Ass. Diarahkan dengan sangat baik, dengan tata teknis yang sangat rapi dan jajaran pemeran yang tampil meyakinkan, Kick-Ass akan menjadi salah satu highlight tersendiri bagi perfilman Hollywood tahun 2010 lalu.

Terlepas dari itu, sebagai sebuah film yang merupakan adaptasi dari sebuah komik, Kick-Ass sayangnya masih memiliki beberapa kekurangan, khususnya pada bagian pengembangan karakter, yang sialnya malah jatuh pada karakter utama yang sangat tidak memiliki daya tarik untuk menjadi seorang karakter utama. Ini terjadi karena perpaduan antara karakterisasi dirinya yang benar-benar lemah ditambah dengan kehadiran karakter Hit-Girl yang benar-benar mencuri perhatian.

Fanboy dari serial komik Kick-Ass akan mudah jatuh cinta dengan apa yang telah diberikan oleh Matthew Vaughn, namun memerlukan lebih dari ini untuk membuat mereka yang bukan dari kelompok penggemar untuk dapat menyukainya.







Download AVI :


» Resolution : 320x176

» Duration : 117 Min
» Quality : R6
» Size : 134 mb

Download R6 2 Part AVI Normal Quality:
Part 1 (69 mb)
Part 2 (66 mb)
Part 1 (Alternative)
Part 2 (Alternative)

Download Subtitle:
» File Name : Kick-Ass
» File Type : Sub & SRT
» Language : Indonesian
» Download : [kick-ass-2010.zip]

Posting Komentar Blogger Disqus

 
Top