0
Pasang
Ketika kita sedang asik ber operasi dengan komputer, tiba-tiba d layar komputer kita muncul keterangan "Virtual Memory Low".

Virtual Memory (Memori Virtual) adalah memory yang dapat dibuat oleh user (pengguna komputer), yang digunakan oleh aplikasi untuk menggunakan sebagian dari memori sekunder seolah-olah ia menggunakannya sebagai RAM fisik.

Dan virtual memory bisa dibuat dengan menggunakan memori yang ada di harddisk, jumlahnya tidak dibatasi, tergantung dari besarnya sisa memori yang ada di hard disk.

Sebelum kita lanjut pada pembahasan bagaimana menangani masalah tersebut, alangkah baiknya kita liat dulu apa penyebab terjadi nya virtual memory low tersebut, diantaranya adalah :

1. Banyaknya data yang di simpan di hardisk, sehingga ruang kosong pada hardisk hampir penuh.
2. Kecilnya RAM (Random Acces Memory) yang kita gunakan, sedangkan aplikasi yang kita jalankan
    tidak sesuai dengan spesifikasi RAM yang ada.
3. Serta berbagai macam penyebab-penyebab lainnya :-)

Jadi saya sarankan anda menambah kapasitas RAM komputer anda, soalnya komputer akan jadi lambat dikarenakan memory RAM yang sudah penuh.

Untuk mengatasi virtual memory low, antara lain dengan cara :
- Uninstall program yang tidak diperlukan lagi ;
- Hapus file-file yang double, log file, file-file sampah, seperti di prefetch (Caranya : Start-Run > ketik prefetch > select all > Shift + Del) ;   
- Hapus juga file-file di recycle bin, cookies, dll.
- Defrag PC (Caranya : Start > Programs > Accessories > System Tools > Disk Defragment) ;
   bisa juga menggunakan software Auslogics Disk Defrag disini : Auslogics-Disk-Defrag
- Menggunakan software pembersih registry seperti ccleaner ;
http://www.filehippo.com/download_ccleaner
- Coba juga menggunakan software Atf-Cleaner ;
http://majorgeeks.com
- Menggatur besarnya virtual memory ;
- Dll. 

Selanjutnya, untuk mengatur virtual memory, caranya adalah :


  1. Login sebagai Adfministrator, Klik Start – Control Panel.
  2. Double Klik icon System.
  3. Pada window System properties Klik Tab “Advanced”.


  4. Ada tiga bagian dalam tab advanced, klik tombol “Settings” pada bagian performance.
  5. Pada window performance options, klik tab “Advanced”.

    6. Klik tombol change pada bagian virtual memory (paling bawah).

    7. Rubah ukuran virtual memori menjadi 4 kali lipat sebelumnya.
    8. Setelah selesai menulis angka-nya, klik ‘SET’, kemudian klik ‘OK’;
    9. Restart komputer anda :-)

    Catatan :
    Ada beberapa rekomendasi bagaimana cara mengatur besarnya virtual memory, antara lain :

    • Samakan besarnya memory pada Initial Size dan Maximum Size.
    • Dibeberapa sumber mengatakan besarnya memori pada virtual memori adalah {[Jumlah total DDR anda sekarang] x 2} +128, misalnya total memory (DDR-RAM) kamu sekarang 384 mb, berarti virtual memory kamu = (384×2)+128 = 896. Tapi sumber dari Microsoft, bilang virtual memory yang baik adalah 1,5x dari jumlah Memory (DDR-RAM) yang terpasang di PC.
    • Dengan cara men-set menjadi 2x lipatnya agar tidak Run Out of Memory atau Memory Low lagi.
    • Karena virtual memory berfungsi sebagai pengganti (tambahan) DDR-RAM dan mengambil akses dari harddisk (HDD). Alangkah baiknya jika mempunyai 2 harddisk, bedakan lokasi harddisk antara System dan Virtual Memory.

    Contoh :
    HDD A – 40 Gb (System) <– Windows terinstall.
    HDD B – 80 Gb (Data)

    Jika kita mempunyai 2 HDD atau lebih, jangan membuat virtual memory ditempat dimana windows diinstall, sebaiknya membuat virtual memory di Harddisk B. Kalau membuat virtual memory ditempat yang sama akan memperlambat akses ke virtual memory, kecuali kita hanya memiliki satu harddisk.

Posting Komentar Blogger Disqus

 
Top